Senin, 20 April 2020
Asal Usul Suku Paser
Menjawab Siapa Suku Paser Kalimantan? Apakah Melayu, Dayak, Negrito, keturunan Bugis, atau suku pendatang?
Asal Usul Suku Paser.
Dalam Sempuri yang disampaikan oleh para Sentumo Asal Usul Paser dari Peradaban Kuta Rekan Tatau yang berjumlah 8.888 orang. Dari senggiang mereka diturunkanan
Sepasang Suami Istri yg bernama Lalung dan istrinya bernama Sumping beserta 8.888 diantaranya Nuas, tampuk galung, selendo tuo, tuo puti sokong, gasing puti, lalung, sumping, Nalau, toron (mereka mempunyai kekuasaan masing2) "orang ini lah yg disebut Masa Padang Kero.
Peradaban awal suku paser sekitar Abad ke 1-3 , yang mendiami Kuta Rekan Tatau yg sebelumnya mereka tinggal diKuta Taluanluai, kepindahan mereka disebabkan oleh gangguan makhluk halus dan penyakit yg menyerang rakyat di Kuta TaluanLuai hingga mereka hijrah diKuta Rekan Tatau, keberadaan kuta taluanluai ini menurut sempuri kebaradaanya berada di Paser Mayang sementara Kuta Rekan Tatau berada di Sepanjang Hulu Sungai Telake, Kedua pasangan ini dikarunia Anak bernama Nalau ayah Nalau yang bernama Lalung mempunyai saudara laki laki bernama datu (datu akan dikisahkan dalam sempuri lainnya)
Nalau tumbuh menjadi Anak yang Sakti Mandra Guna pada masanya.
Nalau mempunyai kerabat bernama lintung Nayu Nunda Timang anak dari Gasing Puti dan ibunya bernama toron mereka mendiami Kuta Kumkum Luyus dengan rakyat berjumlah 7.777 orang.
Kesaktian Lintung Nayu Nunda Timang mampu menandingi kesaktian Nalau, maka terjadilah Peperangan antara Rakyat Kuta rekan tatau yang dipimpin oleh Nalau dan rakyat Kuta Kumkum luyus yang dipimpin oleh Lintung Nayu Nunda Timang. Akhir peperangan ini dimenangkan oleh Nalau, membuat Lintung Nayu Nunda Timang Hijrah Ke Tana Sawa. Dan Nalau tetap mendiami Kuta Rekan Tatau, tidak dikisahkan Rakyat Kuta Rekan Tatau Meninggal/Mati dikisahkan mereka menggaib bersama Kuta Rekan Tatau karena Asal mereka dari Senggiang, konon katanya hanya orang2 terpilih/Nyaro yg bisa melihat kerajaan padang kero secara Gaib. inilah yang menjadi Cikal bakal Suku paser Kalimantan sampai tiba masanya Pea Puri Mate. Oleh sebab itu suku paser sampai saat ini dikenal dengan Kesaktiannya dan disegani di benuo rekan tatau.
Beberapa banyak sub-sub suku dari DAYAK kalimantan menyebutkan bahwa Paser Adalah Saudara Tua mereka.
Mari kupas sedikit tentang Apakah Paser itu Melayu, Dayak, Negrito atau dari keturunan Bugis...?
Dari Sempuri diatas dan melihat dari pendekatan budaya tentunya kita sudah bisa menyimpulkan bahwa Paser bukanlah Melayu, negrito atau keturunan Bugis.
Mari kita lihat "jika Paser dilihat dari pendekatan Budaya adat istiadat maka yang paling mendekati adalah sudah dipastikan sub suku ini termasuk dalam kalangan #DAYAK, karena beberapa tutur lisan orang tua terdahulu dari beberapa sub suku Dayak mengatakan Paser adalah saudara tua mereka, Teruma yang paling dekat , dari segi budaya , bahasa dan lainnya adalah dengan Dayak LAWANGAN.
Kembali ke sempuri diatas legenda rakyat kuta rekan tatau itu berjumlah 8.888 orang dan tokoh yg paling sering dibicarakan adalah Nalau, kisah Nalau, Ayus dll, ini jg ada dalam legenda beberapa sub suku Dayak.
Dalam sempuri yang disampaikan oleh para pendapat, ini masih katanya "Sentumo" tidak ada satupun sempuri yg mengatakan Paser Adalah Dayak. Tapi bisa dipastikan melalui pendekatan Budaya Paser dan Dayak adalah Serumpun (Saudara Kandung) Suku Asli yang mendiami Pulau Kalimantan.
Paser adalah Suku Bangsa tersendiri dengan mempunyai Peradaban dan Sub Suku Besar dan sub2 suku kecil. (kurang lebih 6 Sub suku besar dan 53 sub Anak Suku."masih dlm perbaikan)
Peradaban Bangsa Paser diantaranya
1. Padang Kero masa kekuasaan Nuas, Tampuk galung, Selendo tuo, Tuo puti sokong, gasing puti, lalung, sumping, Nalau, gasing puti, toron, lintung Nayu nunda timang kepercayaan Animisme
2. Padang Bertinti masa kekuasaan Sumping, Andir palan, Talin, Lintung Kepercayaan Animisme
3. Tuban layar (Ratu bura daya) Aji Mubar Mayang kepercayaan Animisme mulai masuk islam
4. Masa Penggawa (kakah ukop) Sie Penggawa. Kepercayaan Animisme mulai masuk Islam
5. Sadurangas (Putri botung/petong) Aji Sukma Dewi Putri Gemala, kepercayaan animisme/islam
6. Kesultanan Paser. (keturunan dari sadurangas) sebagian kecil masyarakat masih Animisme tp sudah mayoritas Islam dan Sebagian Nasrani/Kristen seperti di Modang dan dibeberapa kampung lainnya. Pada masa Kesultanan Paser ini bisa dikatakan masa kejayaan Islam di Benuo Rekan Tatau.
Jauh sebelum bangsa Eropa menamakan pulau ini Sebagai BORNEO dan munculnya nama KALIMANTAN. Tutur lisan orang tua terdahulu Paser melalui Sempuri menamakan pulau ini BENUO REKAN TATAU yg artinya NEGRI YANG KAYA RAYA.
Saya jg ingin menjawab ada sebagian menganggap/berpendapat "bahwa kenapa Paser tidak mau disebut Dayak karena Paser adalah Mayoritas Islam, ini tidaklah benar. dan Paser juga Bukanlah Melayu karena Paser mayoritas Islam. Bukan masalah Agama Penyebabnya, Karena memang dari Sempuri Orang tua kami terdahulu dari masa Pradaban Padang Kero sampai Kesultanan Paser tidak ada satupun Sempuri mengisahkan ttg Paser itu adalah Melayu/Dayak/Negrito/maupun Keturunan Bugis.
"Adapun kisah Bugis ini ada persi tersendiri tp bisa dicerita singkat akibat Perkawinan pada masa Tuban Layar Ratu bura daya yg mempunyai suami dari suku Bugis dan masa kesultanan Paser yg menikah dengan bangsawan bugis. Sampai Lahirnya Perang Rakyat Paser yang dipimpin oleh Pangeran Panji Kusuma Negara (Aji Andai) dan Panglima2 Paser melawan Kolonial Belanda.
NB.
1. Sampai saat ini penulisan dan penyusunan sempuri masih dalam tahap perbaikan.
2. Didalam penyusunan banyak kehilafan saya mohon maaf, kesalahan itu murni dari saya manusia, Allah lah yg maha Kuasa Atas Segalanya "dikarnakan banyak Sub Suku Paser Tp perbedaan2 persi sempuri tersebut kita jadikan Kekayaan Khasanah Budaya Bangsa Paser yg Kaya Raya ini tanpa ada penyimpangan sejarah.
3. Setelah membaca ini saya mengajak kawan2 mari kita menulis Sempuri kita, bukan hanya sekedar mendengar dan bicara "mumpung orang tua masih ada.
Terimakasih
Asalamualaikum Wr Wb
Copas dari ; Penulis Mas Eko (orang Paser)
Asal Usul Suku Paser.
Dalam Sempuri yang disampaikan oleh para Sentumo Asal Usul Paser dari Peradaban Kuta Rekan Tatau yang berjumlah 8.888 orang. Dari senggiang mereka diturunkanan
Sepasang Suami Istri yg bernama Lalung dan istrinya bernama Sumping beserta 8.888 diantaranya Nuas, tampuk galung, selendo tuo, tuo puti sokong, gasing puti, lalung, sumping, Nalau, toron (mereka mempunyai kekuasaan masing2) "orang ini lah yg disebut Masa Padang Kero.
Peradaban awal suku paser sekitar Abad ke 1-3 , yang mendiami Kuta Rekan Tatau yg sebelumnya mereka tinggal diKuta Taluanluai, kepindahan mereka disebabkan oleh gangguan makhluk halus dan penyakit yg menyerang rakyat di Kuta TaluanLuai hingga mereka hijrah diKuta Rekan Tatau, keberadaan kuta taluanluai ini menurut sempuri kebaradaanya berada di Paser Mayang sementara Kuta Rekan Tatau berada di Sepanjang Hulu Sungai Telake, Kedua pasangan ini dikarunia Anak bernama Nalau ayah Nalau yang bernama Lalung mempunyai saudara laki laki bernama datu (datu akan dikisahkan dalam sempuri lainnya)
Nalau tumbuh menjadi Anak yang Sakti Mandra Guna pada masanya.
Nalau mempunyai kerabat bernama lintung Nayu Nunda Timang anak dari Gasing Puti dan ibunya bernama toron mereka mendiami Kuta Kumkum Luyus dengan rakyat berjumlah 7.777 orang.
Kesaktian Lintung Nayu Nunda Timang mampu menandingi kesaktian Nalau, maka terjadilah Peperangan antara Rakyat Kuta rekan tatau yang dipimpin oleh Nalau dan rakyat Kuta Kumkum luyus yang dipimpin oleh Lintung Nayu Nunda Timang. Akhir peperangan ini dimenangkan oleh Nalau, membuat Lintung Nayu Nunda Timang Hijrah Ke Tana Sawa. Dan Nalau tetap mendiami Kuta Rekan Tatau, tidak dikisahkan Rakyat Kuta Rekan Tatau Meninggal/Mati dikisahkan mereka menggaib bersama Kuta Rekan Tatau karena Asal mereka dari Senggiang, konon katanya hanya orang2 terpilih/Nyaro yg bisa melihat kerajaan padang kero secara Gaib. inilah yang menjadi Cikal bakal Suku paser Kalimantan sampai tiba masanya Pea Puri Mate. Oleh sebab itu suku paser sampai saat ini dikenal dengan Kesaktiannya dan disegani di benuo rekan tatau.
Beberapa banyak sub-sub suku dari DAYAK kalimantan menyebutkan bahwa Paser Adalah Saudara Tua mereka.
Mari kupas sedikit tentang Apakah Paser itu Melayu, Dayak, Negrito atau dari keturunan Bugis...?
Dari Sempuri diatas dan melihat dari pendekatan budaya tentunya kita sudah bisa menyimpulkan bahwa Paser bukanlah Melayu, negrito atau keturunan Bugis.
Mari kita lihat "jika Paser dilihat dari pendekatan Budaya adat istiadat maka yang paling mendekati adalah sudah dipastikan sub suku ini termasuk dalam kalangan #DAYAK, karena beberapa tutur lisan orang tua terdahulu dari beberapa sub suku Dayak mengatakan Paser adalah saudara tua mereka, Teruma yang paling dekat , dari segi budaya , bahasa dan lainnya adalah dengan Dayak LAWANGAN.
Kembali ke sempuri diatas legenda rakyat kuta rekan tatau itu berjumlah 8.888 orang dan tokoh yg paling sering dibicarakan adalah Nalau, kisah Nalau, Ayus dll, ini jg ada dalam legenda beberapa sub suku Dayak.
Dalam sempuri yang disampaikan oleh para pendapat, ini masih katanya "Sentumo" tidak ada satupun sempuri yg mengatakan Paser Adalah Dayak. Tapi bisa dipastikan melalui pendekatan Budaya Paser dan Dayak adalah Serumpun (Saudara Kandung) Suku Asli yang mendiami Pulau Kalimantan.
Paser adalah Suku Bangsa tersendiri dengan mempunyai Peradaban dan Sub Suku Besar dan sub2 suku kecil. (kurang lebih 6 Sub suku besar dan 53 sub Anak Suku."masih dlm perbaikan)
Peradaban Bangsa Paser diantaranya
1. Padang Kero masa kekuasaan Nuas, Tampuk galung, Selendo tuo, Tuo puti sokong, gasing puti, lalung, sumping, Nalau, gasing puti, toron, lintung Nayu nunda timang kepercayaan Animisme
2. Padang Bertinti masa kekuasaan Sumping, Andir palan, Talin, Lintung Kepercayaan Animisme
3. Tuban layar (Ratu bura daya) Aji Mubar Mayang kepercayaan Animisme mulai masuk islam
4. Masa Penggawa (kakah ukop) Sie Penggawa. Kepercayaan Animisme mulai masuk Islam
5. Sadurangas (Putri botung/petong) Aji Sukma Dewi Putri Gemala, kepercayaan animisme/islam
6. Kesultanan Paser. (keturunan dari sadurangas) sebagian kecil masyarakat masih Animisme tp sudah mayoritas Islam dan Sebagian Nasrani/Kristen seperti di Modang dan dibeberapa kampung lainnya. Pada masa Kesultanan Paser ini bisa dikatakan masa kejayaan Islam di Benuo Rekan Tatau.
Jauh sebelum bangsa Eropa menamakan pulau ini Sebagai BORNEO dan munculnya nama KALIMANTAN. Tutur lisan orang tua terdahulu Paser melalui Sempuri menamakan pulau ini BENUO REKAN TATAU yg artinya NEGRI YANG KAYA RAYA.
Saya jg ingin menjawab ada sebagian menganggap/berpendapat "bahwa kenapa Paser tidak mau disebut Dayak karena Paser adalah Mayoritas Islam, ini tidaklah benar. dan Paser juga Bukanlah Melayu karena Paser mayoritas Islam. Bukan masalah Agama Penyebabnya, Karena memang dari Sempuri Orang tua kami terdahulu dari masa Pradaban Padang Kero sampai Kesultanan Paser tidak ada satupun Sempuri mengisahkan ttg Paser itu adalah Melayu/Dayak/Negrito/maupun Keturunan Bugis.
"Adapun kisah Bugis ini ada persi tersendiri tp bisa dicerita singkat akibat Perkawinan pada masa Tuban Layar Ratu bura daya yg mempunyai suami dari suku Bugis dan masa kesultanan Paser yg menikah dengan bangsawan bugis. Sampai Lahirnya Perang Rakyat Paser yang dipimpin oleh Pangeran Panji Kusuma Negara (Aji Andai) dan Panglima2 Paser melawan Kolonial Belanda.
NB.
1. Sampai saat ini penulisan dan penyusunan sempuri masih dalam tahap perbaikan.
2. Didalam penyusunan banyak kehilafan saya mohon maaf, kesalahan itu murni dari saya manusia, Allah lah yg maha Kuasa Atas Segalanya "dikarnakan banyak Sub Suku Paser Tp perbedaan2 persi sempuri tersebut kita jadikan Kekayaan Khasanah Budaya Bangsa Paser yg Kaya Raya ini tanpa ada penyimpangan sejarah.
3. Setelah membaca ini saya mengajak kawan2 mari kita menulis Sempuri kita, bukan hanya sekedar mendengar dan bicara "mumpung orang tua masih ada.
Terimakasih
Asalamualaikum Wr Wb
Copas dari ; Penulis Mas Eko (orang Paser)
Langganan:
Postingan (Atom)